TATKALA CINTA ITU MENYAPA
Wawwww……. anggun gadis itu. Decak kagum temen-temenku disaat awal pertama kami masuk di STMIK Bina Nusantara Jaya yang bonafide di kota Lubuklingau. Ya… ku akui kalo wanita tersebut memang benar-benar cantix (yang pastinya ng’ beda dengan Luna Maya yang Seksi). Pakaian apapun yang dia kenakan pasti sangat cocok sekali and ditambah dengan gayanya yg low profile (bikin cowok kesemsem). Yang pastinya cewek tersebut enak dipandang (mungkin…….kayak terminal A Simpang Periuk yang ditinggal penghuninya ha ha ha). Tapi akoe hanyalah pungguk yang merindukan bulan.
“abel” sapa Indra
“ngapa In….” jawabku
“bentar lagi
“enaknya kemana dra???” aku balik nanya
“ke Curup azha yuk, kita bisa ke danau, suban taw kita ke Bunbin azha..pa lagi kalo ama cewek yang kita cintai…” jawab indra
(mang….. angggota DPR yang plesiran-plesiran terus…)
“Gimana ngajak cewek, aku azha masih jomblo” sela aku
(gini-gini masih jomblo…. Aa gym azha poligami, maklum aku kan Jomblo 3 bulan 3 minggu 3 hari 3 jam 3 menit 3 detik)
Memang dikampus akoe tempat orang beken kuliahnya. Apalagi dikelasku yang terkenal kelas seleberitis seperti Lena, Laila, Sisca, Indri dll (cewek selebritis di kampusku yang pusatnya keliatan). Mereka materialistik dan melihat ketampanan saja tanpa melihat kepribadian seseorang (mungkin mobil pribadi or rumah pribadi kali ni....... Nggak nuduh dong cuma praduga saja). Mereka enggak mau diajak jalan-jalan pake angkot (mungkin nggak sebanding dengan parfumnya). Maunya sih... pake roda dua or roda empat (Gimana kalau pake becak mang Udin..).
Hari ini akoe ingin ketoko sepatu, abis.... kalo aku main bulu tangkis, sepatuku dah buruk sekali, kalo lagi main nggak pede tuh....
Aku start motor bebek kesayanganku menuju pusat kota dan kuparkirkan motorku disebuah Toko Sepatu (yang parkirnya Amburadul). Disaat akoe lagi memilih sepatu.... tiba-tiba ada yang pungkul pundakku dari belakang.
“abel...” terdengar suara lembut dibelakangku..
dan aku membalikan tubuhku. Betapa terkejutnya aku karna yang yang menyapa adalah Afifa (cewek yang selama ini membikin aku dag dig dug kalo kami berpapasan saat kami kuliah)
“da apa Afifah” jawabku dengan gugup
“abel beli sepatu juga...” tanya afifah
“ iya.... afifah, sepatu untuk main bulutangkisku dah rusak” jawabku
“Abel.... bisa main kerumah ku ngak.. nanti sore” tanya afifah dengan suara lembutnya.
“bi...bisa..bisa” jawabku dengan gugup
“ Abel..aku duluan ya.... ntar sore aku tunggu” kata afifah sambil berlalu dari hadapanku sambil menjinjing sepatu yang barusan dibelinya.
Aku hanya terdiam, enggak tahu apa yang harus kuucapkan saat kepergian Afifah. (Abis siapa sih nggak merasa senang banget, bisa ngobrol ama cewek cantik dikampusku). Dan tidak kusangka kalo afifa itu ceweknya ramah, sopan, dan lembut. Diluar perkiraanku, karena kusangka selama ini dia itu sombong, angkuh dll.
“Assalamualaikum” saat ku ketuk rumah afifah
“Waalaikumsalam” kedengaran jawaban dari dalam
dan tiba-tiba pintu dibuka oleh seorang wanita paruh baya....
“Nak Abel ya...” Tanya ibu tersebut
“ iya Bu... “jawabku (dan aku jadi bingung....kok ibu ini tahu namaku)
“Silahkan duduk....”
“ma kasih bu....”
“ oh... ini namanya pabelan yang sering diceritakan afifah”
aku tambah bingung lagi, rasanya.. selama kuliah kami belum pernah ngobrol, kok afifah bisa menceritakan tentang aku dengan ibunya. Apakah selama ini Afifah sering mengamatin aku. Tapi.... apa maksudnya....
(kayak ngintai teroris azha... pa aku mirip dengan Nurdin M Top)
“abel... tunggu sebentar ya..... ibu panggil afifah”
“iya Bu...” jawabku
Akoe semakin bingung azha..... dan hatiku semakin berdebar-debar. Ada apa sebenarnya ini.., koknya ibunya belum kenal udah tahu tentang akoe. (kayak pejabat pemerintah yang udah dapat persen duluan sebelum proyek dikerjakan)
Lalu munculah seorang wanita yang cantik, anggun dan feminim dan rambutnya yang hitam panjang terurai dengan indahnya (persis seperti bukit sulap yang elok bila dilihat dari kejauhan).
“dah lama Abel” Tanya Afifah sambil tersenyum
“Barusan azha….” Jawabku sambil tersenyum
“Sebenarnya dah lama aku ingin mengundang Abel kerumahku.. tapi aku takut nanti abel ngak mau kerumahku” kata Afifah
Tiba-tiba ibu Afifah masuk dengan membawa air, lalu ia meletakan minumannya di atas meja.
“nak abel…..”kata ibunya sambil duduk disamping afifah
“ya…bu” jawabku
“mirip banget ya…“ kata ibunya ambil liat afifa
aku tambah bingung azha (bukan pura-pura bloon) dengan pembicaraan ibu afifa. Lalu ibu afifa pamit masuk kedalam.
“abel…pertama kuliah dan ketika aku melihatmu, bahwa kamu mirip banget dengan ayahku yang telah meninggal beberapa tahun lalu, dan selama ini aku sering mengamatimu….bahwa kamu bukan mirip saja,,,akan tetapi kepribadianmu sama persis dengan ayahku” cerita afifa.
“dan ibu menyetujui jika aku…..”tiba-tiba afifah berhenti dengan perkataannya
“menyetujui apa fa…” tanyaku tanpa sengaja
“apa ya…, pokoknya ibu setuju azha” kata afifah sambil menatapku dengan senyuman yang sangat manis. (melebihi manisnya madu taw janji-jani calon wako n wawako). Semenjak silaturahmi kerumah Afifa hubungan kami semakin akrab dan sepertinya kami sangat cocok saja… terima kasih cinta, kau telah menyapaku pada saat aku jomblo 3 bulan 3 minggu 3 hari 3 jam 3 menit n 3 detik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar